HUJAN GUYUR 12 WILAYAH KALSEL, ISPU TABALONG TURUN KE 106

TABALONG — Setelah beberapa hari diselimuti kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kondisi kualitas udara Kabupaten Tabalong mulai menunjukkan perbaikan. Hujan yang dilaporkan turun di 12 kabupaten/kota Kalimantan Selatan, termasuk Tabalong, turut membawa harapan bagi pemulihan lingkungan dan penanganan karhutla.
Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup, pemantauan di Stasiun Murung Pudak, Mabuun, pada Kamis (29/10/2026) pukul 12.00 WITA mencatat ISPU sebesar 106 dengan kategori Tidak Sehat, semakin mendekati kategori Sedang yang memiliki batas atas indeks 100.
Kondisi tersebut jauh membaik dibandingkan Senin (26/10/2026), ketika ISPU Tabalong masih mencapai 328 atau kategori Berbahaya. Penurunan ini menjadi perkembangan positif setelah kabut asap mengganggu aktivitas masyarakat dalam beberapa hari terakhir.
Di tengah membaiknya kualitas udara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan hujan telah mengguyur 12 wilayah Kalimantan Selatan, yakni Banjarmasin, Banjarbaru, Barito Kuala, Tanah Laut, Tanah Bumbu, Banjar, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Tabalong, dan Balangan.
Hujan diharapkan dapat membantu pemadaman dan pembasahan lahan, meskipun penurunan pencemaran udara tidak dapat dikaitkan semata-mata dengan hujan karena turut dipengaruhi kondisi angin dan atmosfer.
Meski hujan mulai turun, upaya penanganan karhutla belum berakhir. BNPB masih mengoperasikan 61 armada udara untuk mendukung penanganan kebakaran di Kalimantan dan Sumatra. Sebanyak 24 armada digunakan untuk patroli dan operasi modifikasi cuaca, sedangkan 37 lainnya mendukung pemadaman melalui water bombing. Khusus Kalimantan Selatan, BNPB juga melaporkan dua penerbangan operasi modifikasi cuaca dengan penyemaian 2.000 kilogram natrium klorida (NaCl).
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabalong menyambut positif perbaikan kualitas udara tersebut. Namun, masyarakat diharapkan tetap menjaga kesehatan dan tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan selama kondisi lingkungan belum sepenuhnya pulih.
Semoga hujan yang mulai turun dapat membantu mengakhiri kebakaran hutan dan lahan, seluruh petugas serta relawan senantiasa diberikan keselamatan, dan masyarakat Indonesia, khususnya warga Tabalong, dapat kembali menikmati langit yang cerah serta udara yang bersih dan sehat.
Bersama Kita Jaga Lingkungan, Bersama Kita Jaga Tabalong!
DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN TABALONG
Sumber: ISPU Kementerian Lingkungan Hidup (29 Oktober 2026, 12.00 WITA) dan keterangan BNPB pada 28 Oktober 2026 melalui pemberitaan iNews.id, 29 Oktober 2026.