Tim Pembina dan Penilai Adiwiyata Kabupaten Tabalong Ikuti Bimbingan Teknis
TABALONG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabalong menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Tim Pembina dan Penilai Program Adiwiyata Kabupaten Tabalong. Kegiatan ini bertujuan menyamakan pemahaman seluruh tim dalam melaksanakan pembinaan serta penilaian Program Adiwiyata sesuai pedoman yang ditetapkan Kementerian Lingkungan Hidup.
Bimbingan teknis menghadirkan narasumber dari Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup (PPGLH) Kementerian Lingkungan Hidup yang memberikan materi secara daring mengenai penyelenggaraan Program Adiwiyata, mekanisme pembinaan, hingga peran tim pembina dan penilai di daerah.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabalong, Sakam, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bekal penting bagi seluruh tim agar memiliki persepsi yang sama dalam menjalankan tugas di lapangan.
"Tim mendapat pemahaman soal tata cara penilaian, teknik verifikasi dokumen, observasi lapangan hingga penilaian yang berkualitas," jelas Sakam, Selasa.
Menurutnya, kesamaan pemahaman akan mendukung proses pembinaan dan penilaian yang objektif, konsisten, serta mampu menghasilkan rekomendasi yang adil bagi seluruh sekolah peserta Program Adiwiyata.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabalong, Erfin Nirza Siregar, dalam sambutan tertulisnya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembinaan kepada sekolah-sekolah di Kabupaten Tabalong.
"...bimtek ini upaya meningkatkan kualitas pembinaan sehingga makin banyak sekolah yang memenuhi standar program Adiwiyata baik tingkat kabupaten, provinsi dan nasional."
Salah seorang peserta, Sri Wahyuni, menilai Program Adiwiyata memiliki peran besar dalam membangun budaya peduli lingkungan sejak usia dini.
"Perilaku peduli lingkungan seharusnya sudah ditanamkan sejak anak di PAUD atau taman kanak-kanak sehingga menjadi kebiasaan di saat dewasa," jelas Sri yang kini menjabat Ketua Asosiasi Bank Sampah Tabalong.
Dalam sesi materi, Kepala Pokja Pembina Perilaku Ramah Lingkungan PPGLH Kementerian Lingkungan Hidup, Siti Mariam, memberikan pemaparan secara daring mengenai penyelenggaraan Program Adiwiyata sekaligus memperjelas peran tim pembina dan penilai dalam mendampingi sekolah.
"Program Adiwiyata bukan lomba jadi tidak bisa dipaksakan dan tim diharapkan bisa memotivasi pihak sekolah berupa ajakan untuk menerapkan perilaku peduli lingkungan," jelas Sri.
Ia pun mengakui mengubah perilaku dan memotivasi sekolah sasaran memang cukup sulit karena itu perlu pendekatan khusus agar program ini bisa diterapkan sekolah.
Secara terpisah, Kepala Bidang Penaatan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabalong, Faisal Rizani, menjelaskan bahwa tim pembina dan penilai Program Adiwiyata terdiri atas berbagai unsur, mulai dari perangkat daerah terkait, organisasi masyarakat, Asosiasi Bank Sampah, hingga insan media. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat proses pembinaan sekaligus mendorong semakin banyak sekolah di Kabupaten Tabalong yang menerapkan budaya peduli dan berbudaya lingkungan secara berkelanjutan.
sumber lain : antara
https://kalsel.antaranews.com/berita/524744/tim-pembina-dan-penilai-adiwiyata-tabalong-ikuti-bimbingan-teknis.

